mafia39 The Taking of Pelham

mafia39 The Taking of Pelham

Cerita film “The Taking of Pelham 123” dimulai dengan empat pembajak yang memasuki kereta Pelham 123 di stasiun. Empat pembajak ini adalah Ryder, Emri, Ramos, dan Bashkin. Ryder dan Ramos masuk ke gerbong depan, sedangkan Emri dan Bashkin masuk ke gerbong belakang.

Saat Ryder dan Ramos mulai mengancam masinis, Emri dan Bashkin menodongkan senjata kepada kondektur kereta. Namun, para penumpang tidak menyadari situasi ini. Mereka mengancam kondektur, Regina, dan memutuskan sambungan antar gerbong. Di pusat kontrol kereta bawah tanah, Walter Garber mengoperasikan jalur kereta. Ia melihat kereta Pelham 123 mengalami kejanggalan. Ia mencoba menghubungi masinis, Jerry, untuk mengetahui penyebab berhentinya kereta, tetapi kereta tersebut tidak merespons.

Seorang polisi yang ada di kereta mencurigai sesuatu dan mendekati Emri dan Bashkin. Namun, saat polisi mengidentifikasi dirinya, keduanya membunuhnya. Emri melepaskan tembakan ke atas dan memerintahkan penumpang untuk tetap tenang. Ryder menyadari situasi dan memerintahkan Regina untuk membawa penumpang dari gerbong belakang.

Kepolisian New York merespons cepat setelah mengetahui insiden tersebut. Mereka menghentikan kereta dan mulai mengevakuasi penumpang. Ryder menghubungi Garber dan menuntut tebusan sebesar 10 juta dolar dalam satu jam. Jika permintaan ini tidak terpenuhi, Ryder akan membunuh satu penumpang setiap menit.

Garber berkomunikasi dengan Ryder dan mencoba untuk mengulur waktu. Camonetti, seorang negosiator, bergabung dalam percakapan. Namun, Ryder lebih mempercayai Garber, yang saat ini tengah dalam investigasi karena kasus penyuapan. Ryder menyuruh Garber untuk mengakui kesalahan ini, tetapi Garber menolak.

George, seorang penumpang, mengalihkan laptopnya yang mendapatkan koneksi internet kembali dan secara tidak sengaja menyiarkan kejadian ini secara langsung ke publik. Pusat kontrol melihat rekaman ini dan mengidentifikasi salah satu pembajak sebagai mantan masinis kereta, Ramos, yang pernah dihukum karena membunuh penumpang dalam sebuah insiden sebelumnya.

Ryder mengubah rencananya, memerintahkan Garber untuk mengantar uang tebusan. Garber dengan terpaksa menerima tugas ini. Namun, saat mereka tiba di terowongan Roosevelt yang lama tidak digunakan, Garber memanfaatkan kesempatan ini untuk melawan pembajak. Ia membantu penumpang dan memberi tanda kepada polisi untuk menghentikan kereta, menyelamatkan para penumpang.

Ryder dan kawan-kawannya melarikan diri, tetapi berpisah setelah mereka kehilangan kereta. Garber terus mengejar Ryder. Mereka akhirnya bertemu di sebuah jembatan, dan Ryder mencoba memprovokasi Garber. Namun, Garber berhasil menembak Ryder setelah insiden yang panjang.

Setelah tindakan heroiknya, Garber mendapatkan pengakuan dan ucapan terima kasih dari walikota dan kepolisian. Ia kembali pulang dengan membawa susu untuk istrinya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights