mafia39 The Hunger Games: Mockingjay

mafia39 The Hunger Games: Mockingjay

Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) masih diliputi kesedihan karena kehilangan Peeta Mellark (Josh Hutcherson) yang tidak ikut diselamatkan saat kubah Hunger Games runtuh oleh panah Katniss. Meskipun pemberontakan yang dipicu oleh tindakan heroik Katniss telah menyebabkan banyak distrik dihancurkan oleh Capitol, keberadaannya menjadi kunci bagi pemberontak yang dipimpin oleh Presiden Coin (Julianne Moore). Mereka bermarkas di kota bawah tanah Distrik 12, tempat kelahiran Katniss.

Presiden Coin melihat Katniss sebagai simbol dan ikon perlawanan yang dikenal sebagai The Mockingjay. Meskipun awalnya menolak tawaran Coin untuk menjadi Mockingjay, Katniss mengubah pikirannya setelah melihat penampilan Peeta di televisi, yang menyatakan bahwa pemberontakan adalah kesalahan dan Katniss hanyalah korban tipu daya pemberontak.

Dengan beberapa syarat yang telah dia susun, Katniss setuju untuk menjadi Mockingjay. Salah satu syaratnya adalah membebaskan Peeta Mellark dan menghilangkan dakwaan bahwa dia adalah musuh Capitol. Meski Coin khawatir kehilangan sosok Mockingjay, dia setuju dengan syarat-syarat Katniss.

Dimulailah kampanye Mockingjay dengan pembuatan video propaganda yang menampilkan Katniss sebagai ikon. Namun, Haymitch Abernathy (Woody Harrelson) meragukan sisi kepahlawanan Katniss dalam video tersebut. Ia menyarankan agar Katniss terlibat dalam medan pertempuran nyata untuk memperkuat citra kepahlawanan Mockingjay.

Katniss, bersama dengan Gale (Liam Hemsworth) dan tim pemberontak terbaik, ditugaskan untuk menyelamatkan sebuah rumah sakit di distrik yang terus diserang oleh Capitol. Ketika Katniss memasuki rumah sakit dan muncul di layar televisi, dia menjadi pusat perhatian, dan kata-kata pemberontakan, “If we burn, you burn with us!” menciptakan semangat perlawanan di antara orang-orang.

Namun, saat kembali ke pesawat, keberadaan Katniss diketahui oleh Capitol melalui CCTV, menyebabkan serangan pesawat tempur. Rencana aslinya adalah untuk memburu Katniss, tetapi serangan tersebut ternyata ditujukan untuk menghancurkan rumah sakit. Katniss, yang terpukul melihat kehancuran, berbicara kepada kru film dengan penuh kemarahan, mengumumkan, “Fire is catching! And if we burn, you burn with us!”

Video ini menjadi propaganda pemberontak dan menginspirasi distrik-distrik untuk bangkit. Di tempat lain, para pemberontak menyerang bendungan, mengumandangkan yel-yel dan nyanyian Katniss. Meskipun menghadapi pasukan Capitol yang lebih kuat, mereka berhasil meledakkan bendungan, menghentikan pasokan listrik Capitol dan menandai awal dari serangkaian tindakan pemberontakan yang lebih besar.

Namun, keberhasilan ini juga membawa dampak pribadi. Ketika Gale dan tim penyelamat mengunjungi tempat tahanan Peeta, serangan mendadak dari Capitol membuat misi mereka terancam gagal. Peeta, yang sebelumnya terusik secara fisik dan psikologis oleh Capitol, menunjukkan perilaku agresif dan kebingungan yang mengakibatkan insiden yang hampir fatal.

Sementara Katniss mencoba memahami apa yang terjadi dengan Peeta dan merespon serangan Capitol, pertarungan melawan tirani dan ketidakadilan terus berkembang. Apa yang terjadi selanjutnya pada perjalanan Katniss, Peeta, dan para pemberontak? Jawabannya dapat ditemukan dalam The Mockingjay Part 2. Film ini bukan hanya sekadar kisah fiksi sains, tetapi juga penuh dengan elemen keberanian, pemberontakan, dan pertarungan melawan ketidakadilan yang relevan dengan dunia nyata.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights