mafia39 Incantation

Film ini memperkenalkan Li Ronan, seorang individu yang mengalami kutukan setelah melanggar tabu di masa lalunya. Kutukan ini menyebabkan kesialan bagi siapa pun yang terlalu dekat dengannya. Ronan, yang sekarang menjadi dokumenteris, mencoba menyelamatkan putrinya, Chen Dodo, dari kutukan yang sama. Ronan membuat video dokumenter untuk mencatat perjalanannya dan mengajak penonton untuk ikut merapalkan mantra yang sebenarnya adalah penyebar kutukan.

Dodo, anak Ronan, adalah korban utama kutukan ini, dan Ronan berusaha keras untuk melindunginya. Mereka menghadapi gangguan mistis dan kejadian aneh yang terus menerus. Ronan juga berusaha melibatkan Dodo dalam pembuatan dokumenter, tetapi peristiwa mistis terus berlanjut, termasuk kejadian di sekolah yang membuat Dodo dikeluarkan.

Melalui kilas balik, terungkap bahwa Ronan, bersama dengan Yuan dan Dom, mencoba menyelidiki terowongan terlarang yang terkait dengan ritual keluarga mereka. Mereka menemukan anak kecil yang dikorbankan dalam ritual tersebut. Setelah terowongan itu terbongkar, Ronan mengalami serangkaian kejadian mistis yang membuatnya semakin terjebak dalam kutukan.

Ronan dan Dodo pergi ke sebuah kuil, dan Ronan berusaha menghentikan kutukan dengan bantuan pemilik kuil. Namun, pemilik kuil mati, dan Ronan terus menghadapi kesialan dan gangguan supernatural. Ming, yang ikut campur dalam membantu, juga menjadi korban kutukan dan akhirnya bunuh diri.

Ronan melakukan berbagai upaya untuk menghentikan kutukan, termasuk merapalkan mantra yang sebenarnya merupakan penyebar kutukan. Namun, keadaan semakin memburuk, dan Dodo mengalami kondisi kesehatan yang memprihatinkan. Ronan akhirnya memutuskan untuk kembali ke Desa Klan Chen untuk menjalani ritual yang berat sebagai usaha terakhirnya untuk mencabut kutukan.

Film berakhir dengan menunjukkan bahwa Dodo sembuh dari penyakitnya, namun, mengisyaratkan bahwa kutukan telah berpindah dan menyebar ke penonton yang ikut merapalkan mantra. Ini menciptakan kesan bahwa kutukan itu tidak pernah benar-benar hilang dan terus menyebar dari satu individu ke individu lainnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights