mafia39 House of Gucci

mafia39 House of Gucci

Maurizio Gucci (Adam Driver) menyelesaikan makan siangnya dan kembali ke rumahnya dengan sepedanya. Saat sampai di depan rumah, suara seorang pria memanggil namanya, memulai rangkaian peristiwa yang membawa penonton ke Milan tahun 1978.

Patrizia Reggiani (Lady Gaga), bekerja sebagai sekretaris di perusahaan transportasi milik keluarganya, menyajikan sebuah karakter yang penuh intrik. Sering memalsukan tanda tangan ayahnya, Patrizia menemukan hidupnya yang monoton merubah arah saat dia diundang ke pesta oleh seorang pria bernama Max. Di sana, takdirnya berpaut pada pertemuan dengan Maurizio Gucci (Adam Driver), dan cerita cinta yang kompleks pun dimulai.

Terobsesi pada Maurizio, Patrizia menjalani kisah cinta yang dipenuhi dengan cobaan. Maurizio, anggota keluarga Gucci, awalnya dipertentangkan oleh ayahnya, Rodolfo (Jeremy Irons). Namun, melalui perjuangan dan ketulusan, Maurizio dan Patrizia menikah dan memulai perjalanan mereka di dunia bisnis dan kemewahan bersama Aldo (Al Pacino), paman Maurizio.

Dengan latar belakang keluarga dan intrik bisnis mode, kisah ini memperkenalkan konflik dalam keluarga Gucci, terutama dengan kemunculan Paolo (Jared Leto), putra Aldo yang memiliki ambisi mode sendiri. Di tengah pertarungan untuk merebut kendali merek, perjalanan keluarga Gucci diwarnai dengan kekhawatiran akan uang, kekuasaan, dan pengkhianatan.

Pada titik tertentu, Maurizio dan Patrizia menghadapi ujian serius, termasuk konflik dengan paman Maurizio, Aldo, dan putra Aldo, Paolo. Dalam upaya untuk mengembangkan merek Gucci, Maurizio bergabung dengan desainer Tom Ford (Edouard Philipponnat), menghadapi tantangan, dan membangun kembali citra merek yang menurun.

Namun, hubungan rumah tangga Maurizio dan Patrizia semakin meruncing. Pertikaian dalam keluarga dan keinginan untuk mengambil alih bisnis Gucci menimbulkan konflik yang tak terelakkan. Patrizia, dihadapkan dengan ketidaksetiaan dan ketidakbahagiaan, memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka.

Maurizio, yang terus berusaha mengembangkan bisnis Gucci, mendapati dirinya di tengah konspirasi yang merugikan. Pada akhirnya, ketegangan mencapai puncaknya dengan pembunuhan tragis Maurizio pada tahun 1995. Setelah pembunuhan tersebut, kisah keluarga Gucci terus bergulir dengan persidangan, hukuman, dan rahasia yang terungkap.

Dengan akhir yang penuh dramatik, “House of Gucci” memaparkan tidak hanya kisah cinta yang rumit antara Maurizio dan Patrizia, tetapi juga intrik bisnis dan ketegangan dalam sebuah dinasti mode terkenal. Dengan penggambaran karakter yang kuat dan latar belakang era ikonik, film ini mempersembahkan potret mendalam tentang kehidupan dan kejatuhan keluarga Gucci.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights