mafia39 Blade Trinity

mafia39 Blade Trinity

“Blade Trinity” adalah sekuel terakhir dari trilogi film “Blade.” Film ini dimulai dengan adegan di sebuah gurun di mana sekelompok vampir berusaha membangkitkan makhluk kuno bernama Dracula. Meskipun salah satu dari mereka menjadi korban, mereka berhasil membangunkan Dracula dalam wujud yang mengerikan.

Enam bulan kemudian, Blade terlihat sedang menghajar dan membunuh sekelompok vampir. Dia kemudian mengejar seorang vampir yang tampaknya melarikan diri, hanya untuk menemukan bahwa vampir tersebut adalah seorang manusia yang menyamar sebagai vampir. Seorang wanita merekam aksi Blade dari jauh, dan rekaman tersebut dikirimkan anonim ke FBI. Agen Ray Cumberland dan Wilson Hale mendapatkan rekaman itu dan memutuskan untuk menangkap Blade.

Sementara itu, Danica Talos, seorang vampir yang berperan dalam membangkitkan Dracula, meminta bantuan Dracula untuk menghabisi Blade, yang telah menjadi ancaman bagi para vampir. Di tempat lain, seorang wanita yang dikeroyok oleh vampir muda mampu melawan mereka dengan kejam. Para agen FBI menangkap Blade dan membawanya ke markas mereka.

Di sana, Blade diinterogasi dan dianggap psikopat oleh para agen. Dr. Edgar Vance, seorang psikiater yang juga seorang familiar (manusia yang bekerja untuk vampir), mencoba memindahkan Blade ke fasilitas penanganan khusus. Namun, Blade diselamatkan oleh Hannibal King, seorang pemburu vampir, dan Abigail Whistler, putri dari sahabat Blade yang telah meninggal, Abraham Whistler.

Mereka membawa Blade ke markas “The Nightstalker,” sebuah kelompok pemburu vampir. Di sana, Blade diberi tahu tentang Dracula, vampir tertua yang sangat kuat. Mereka merencanakan untuk mengejar vampir-vampir kecil terlebih dahulu untuk menangkap yang lebih besar. Blade mengetahui bahwa kelompok ini telah menyempurnakan senjata biologis untuk mengatasi para vampir.

Mereka mengejar Dracula yang berhasil melarikan diri saat Blade menyelamatkan seorang bayi yang dijadikan sandera. Di markas The Nightstalker, Blade bertemu dengan anggota lain tim, seperti Sommerfield, Hannibal King, Zoe, dan lainnya. Mereka merencanakan untuk menggunakan senjata baru yang dapat membunuh Dracula dan vampir lainnya.

Blade dan Abigail mengunjungi tempat yang mencurigakan milik para vampir, di mana mereka menemukan bahwa para vampir sedang membangun bank darah manusia. Setelah menghancurkan tempat itu, mereka kembali ke markas, hanya untuk menemukan anggota tim mereka yang telah terbunuh. Mereka memutuskan untuk menyerbu markas Dracula.

Mereka mendapatkan senjata “Daystar,” yang bisa membunuh Dracula dan vampir. Blade dan Abigail menyerbu markas Dracula, dan Blade akhirnya terlibung dalam pertarungan sengit dengan Dracula. Blade berhasil menyerang Dracula dengan Daystar, yang mengakibatkan reaksi berantai di mana vampir-vampir mulai terbakar.

Dracula berubah wujud menjadi monster mengerikan dan melawan Blade dengan sengit. Abigail mencoba membantu Blade, tetapi senjatanya diantisipasi oleh Dracula. Akhirnya, Blade berhasil menusuk Dracula dengan Daystar, menghancurkannya.

Di akhir film, Blade terlihat terkapar dan ditemukan oleh pasukan FBI. Mereka memeriksa mayat Blade di sebuah ruang otopsi, tetapi Blade tiba-tiba bangkit dan melarikan diri. Dia kembali berburu vampir.

Demikianlah, “Blade Trinity” mengisahkan perburuan Blade dan rekannya terhadap vampir, khususnya Dracula, serta upaya mereka untuk memusnahkan vampir dengan senjata baru yang mematikan.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights